SEKILAS INFO

DIHIMBAU KEPADA MASYARAKAT YANG AKAN MELAKSANAKAN PILKADA, MARI KE TPS UNTUK MENENTUKAN PILIHAN PADA TANGGAL 15 FEBRUARI 2017 ... JANGAN GOLPUT.....     MASYARAKAT PROVINSI JAMBI SIAP MEMERANGI NARKOBA     EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
  I     I

Sekda Tegaskan Pentingnya Menjaga Keamanan dan Ketenteraman Masyarakat

Posted : 24 November 2016 08:11:27

Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Jambi Tahun 2016 yang berlangsung di Kantor Kesbangpol Provinsi Jambi dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H. Ridham Priskap, Rabu (23/11).

Sekda menegaskan FKUB memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan bangsa dari berbagai ancaman yang dapat mengganggu ketertiban umum bahkan sampai pada tingkatan makar atau terjadinya disintegrasi bangsa.

“Mengedukasi dan memberikan pemahaman pada masyarakat yang melahirkan satu pandangan bahwa dengan perbedaan yang ada merupakan aset dan kekayaan bangsa,” ujar Sekda.

Keberagaman Indonesia yang terbentuk dari berbagai agama dan suku  menurut Sekda merupakan kondisi yang harus dipahami sebagai kekuatan untuk maju bersama dengan karakter masyarakat yang dinamis dapat menciptakan interaksi yang positif antar sesama,” Pola pikir, sikap serta pola tindak yang baik atas permasalahan yang timbul dengan mengedepankan  norma norma dan etika persaudaraan dan jangan sampai terpecahbelah,” harap Sekda.

Keutuhan bangsa dengan mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati sesama menjadi penekanan pemerintah terutama terkait dengan semakin dekatnya pilkada serentak 2017 yang akan mengalami peningkatan suhu politik.

“Struktur sosial politik mempunyai dampak besar bagi kehidupan masyarakat,” tegas Sekda.

Kenyamanan dan ketertiban masyarakat menjadi faktor kunci akan pembangunan disuatu wilayah untuk dapat dinikmati dengan baik,”Pembangunan dapat berjalan baik dalam kondisi aman dan ini merupakan tekad bersama menjaga situasi yang kondusif,” ujar Sekda.

Rakor koordinasi  FKUB Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi juga dihadiri tokoh masyarakat, agama, Forkompinda serta pihak yang terkait lainnya.