SEKILAS INFO

EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
  I     I

GUBERNUR HARAP IKA PMII BERKONTRIBUSI DALAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN DAERAH

Posted : 30 Januari 2017 07:05:22

Gubernur Jambi, H.Zumi Zola,S.TP,MA berharap agar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Provinsi Jambi berkontribusi dalam percepatan pembangunan daerah. Harapan tersebut disampaikan oleh Zola dalam Pembukaan Musyawarah Wilayah I dan Reuni Akbar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Provinsi Jambi Tahun 2017, bertempat di Hotel Golden Harvest, Kota Jambi, Jumat (27/1) malam.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Gubernur Jambi, dan Ketua IKA PMII Pusat hadir dalam pembukaan musyawarah wilayah tersebut.

Zola menyatakan, alumni PMII sudah banyak yang sukses dan menjadi "orang besar" baik di tingkat nasional maupun di Provinsi Jambi. "Kalau di tingkat nasional tidak usah dihitung lagi. Di Provinsi Jambi juga sudah banyak yang menjadi tokoh masyarakat dan tokoh agama, termasuk Pak H.Hasan Basri Agus (HBA), mantan Gubernur Jambi. Bagaimanapun juga Pak HBA merupakan senior saya dalam pemerintahan, dan telah berkiprah dalam pembangunan Provinsi Jambi," ujar Zola.

Zola menyatakan, banyaknya alumni PMII yang telah sukses menjadi kebanggan bagi kader PMII sembari menghimbau kader PMII agar memiliki motivasi yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Tentang musyawarah wilayah tersebut, Zola mengatakan bahwa PMII tentunya sudah punya mekanisme musyawarah. "Siapapun yang terpilih, harus punya program dengan target-target yang jelas. Pemerintah Provinsi Jambi siap bersinergi dengan program-program PMII, tentunya yang bermanfaat bagi masyarakat Provinsi Jambi," tutur Zola.

Menteri Sosial Republik Indonesia, Hj.Khofifah Indar Parawansa, dalam arahannya mengemukakan, dia sangat senang dengan tema musyawarah yang penekanannya pada daya saing.

"Menurut saya, tema ini sudah menjadi lompatan pemikiran, kita sudah membicarakan daya saing. Kita harus terbiasa bersaing secara kualitatif," ungkap Khofifah.

Khofifah mengatakan bahwa dia merupakan ketua cabang PMII pertama dari kaum perempuan, yang tentunya tidak lepas dari upaya keras dalam meningkatkan kualitas dan daya saing, serta menekankan supaya kader PMII terus-menerus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Kalau mau membangun penguatan SDM harus melakukan pemetaan strategis dalam science, technology, engineering, economy, and math," ungkap Mensos RI tersebut.

Khofofah mengungkapkan, gini ratio tertinggi di Indonesia adalah Kaltim, Kalsel, dan sebagian besar Sumatera, dan perbaikannya harus dengan peningkatan kualitas SDM.

"Saya mengharapkan adanya fighting spirit kader PMII untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Saya juga berharap agar dalam pertemuan ini hendaknya bisa mem-break down program-program strategis, jangan hanya sekedar ketemu-ketemu," tegas Khofifah.

Ketua Ikatan Alumni PMII Pusat, Ahmad Mukowam menekankan bahwa PMII harus benar-benar menjaga martabat PMII.

Ahmad Mukowam juga menyoroti kasus-kasus korupsi yang terjadi di Indonesia, dan PMII harus mengambil hikmah dari berbagai kasus korupsi tersebut.

"Menuju kemandirian daerah haruslah menjadi pekerjaan pemerintah daerah dan PMII juga harus berkontribusi di dalamnya," ujar Mukowam.

Ketua Ikatan Alumni PMII Provinsi Jambi, H.Amrin Aziz berharap agar ketua dan pengurus PMII selanjutnya bisa membangun PMII dengan lebih baik lagi.

Ketua Panitia, Sofian Ramli menyampaikan, dalam Muswil ini akan dipilih ketua baru PMII Provinsi Jambi.

Pada kesempatan tersebut, IKA PMII memberikan Alumni Award kepada Drs.H.Hasan Basri Agus, KH Najmi Kadir, H.Kemas Arsyad Somad, H.Hasip Kalimudin Syam, KH M.Lohot Hasibuan, dan KH. Zainal Abidin.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan Buku dengan judul Success Story Alumni PMII yang ditulis oleh Dr.Bahrul Ulum, yang diserahkan kepada Menteri Sosial RI, Gubernur Jambi, dan Ketua IKA PMII Pusat.