SEKILAS INFO

DIHIMBAU KEPADA MASYARAKAT YANG AKAN MELAKSANAKAN PILKADA, MARI KE TPS UNTUK MENENTUKAN PILIHAN PADA TANGGAL 15 FEBRUARI 2017 ... JANGAN GOLPUT.....     MASYARAKAT PROVINSI JAMBI SIAP MEMERANGI NARKOBA     EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
  I     I

WAGUB: PEMERINTAH TERUS DORONG PERUSAHAAN TINGKATKAN K3

Posted : 09 Februari 2017 15:20:43

Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya mendorong perusahaan dan instansi untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hal itu dikemukakan oleh Wagub dalam Apel Hari Keselamatan dam Kesehatan Kerja Nasional Tingkat Provinsi Jambi dan Pernyataan Dimulainya Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2017, bertempat di Lapangan Pertamina EP Kenali Asam, Kota Jambi, Kamis (9/1) siang.

Dalam acara yang bertema “Dengan Budaya K3, Kita Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia Menuju Masyarakat yang Selamat, Sehat, dan Produktif tersebut, Wagub bertindak sebagai pembina apel yang diikuti oleh perwakilan perusahaan-perusahaan di Provinsi Jambi.

Wagub mengatakan, peningkatan K3 tersebut juga merupakan upaya untuk menciptakan ketertiban, tertib dalam dunia kerja, yang selanjutnya diharapkan untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas kerja. Wagub menghimbau perusahaan-perusahaan untuk terus-menerus belajar, terus meningkatkan kualitas kerja, termasuk dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja.

Sebelumnya, dalam amanah pembina apel, Wagub menyampaikan sambutan tertulis dari Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, M.Hanif Dhakiri. Dalam sambutan tersebut dinyatakan, berdsasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam survei Angkatan Kerja Nasional pada bulan Agustus 2016, jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 118,41 juta orang dan sekitar 60,24% diantaranya dengan tingkat pendidikan SD dan SMP, suatu kondisi yang menunjukkan bahwa tingkat kompetensi angkatan kerja Indonesia secara rata-rata perlu ditingkatkan, khususnya dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), kesiapan sumber daya manusia sangat penting dalam menghadapai MEA, termasuk dalam peningkatan aspek K3.

Wagub menyampaikan, dalam upaya peningkatan pelaksanaan K3, Kementerian Tenaga Kerja telah mengembangkan berbagai upaya, yaitu:

1.    Penyempurnaan peraturan perundang-undangan serta standar yang menjadi pedoman sehingga pelaksanaan program K3 dapat dengan mudah diimplementasikan. Tahun 2016 telah diterbitkan beberapa simplifikasi peraturan K3, antara lain tentang K3 Listrik, Lift, Penyalur Petir, Bejana Bertekanan dan Pesawat Tenaga dan Produksi

2.    Meningkatkan pengawasan bidang K3 melalui penambahan jumlah pengawas spesialis bidang K3. Pada tahun 2016 telah didik pengawas baru sebanyak 60 orang, sehingga pada tahun 2016 terdapat 351 orang pengawas spesialis bidang K3 yang tersebar di seluruh Indonesia

3.    Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembinaan K3. Pada tahun 2016, jumlah lembaga audit Sitem Manajemen K3 ada 10 perusahaan, dan jumlah perusahaan jasa bidang K3 baik bidang pembinaan, pemeriksaan, pengujian, konsultasi, dan fabrikasi mengalami peningkatan sebanyak 625 perusahaan di tahun 2015 menjadi 859 perusahaan pada tahun 2016

4.    Meningkatkan kesadaran tenaga kerja dan masyarakat tentang K3 melalui peningkatan jumlah personil yang memiliki kompetensi K3, dimana terdapat sebanyak 57.653 personil K3 pada tahun 2015, meningkat menjadi 75.081 orang pada tahun 2016

5.    Meningkatkan perusahaan yang menerapkan Sistem manajeman K3 tahun 2015 sebesar 1.040 perusahaan dari 221.006 perusahaan (0,47%) menjadi 1.762 perusahaan dari 254.161 perusahaan (0,71%) di tahun 2016

6.    Meningkatkan perusahaan yang mendapatkan penghargaan kecelakaan nihil (zero accident) tahun 2015 sebanyak 956 perusahaan dari 221.006 perusahaan (0,43%) menjadi 1.140 perusahaan dari 254.161 perusahaan (0,45%) di tahun 2016

7.    Meningkatkan perusahaan yang menerapkan program pencegahan dan penangulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS) pada tahun 2015 sebanyak 452 perusahaan, dari 221.006 perusahaan (0,2%) menjadi 553 perusahaan, dari 254.161 perusahaan (0,22%) di tahun 2016

8.    Meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi sebesar 150%, dari 6 perguruan tinggi di tahun 2015 menjadi 15 perguruan tinggi di tahun 2016

9.    Pelaksanaan pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim (IVA Test) pada tenaga kerja perempuan, sebanyak 5.003 orang pada tahun 2015 dan sebanyak 4.000 orang pada tahun 2016

Pada kesempatan tersebut, Wagub memberikan Piagam Penghargaan K3 kepada perusahaan PetroChina International Tanjung Jabung Ltd, PT Indofood, PTPN VI, PT Anugerah Bungo Lestari, PTPN Unit Usaha Kebun Teh Kayuaro. Wagub juga memberikan penghargaan First Aider kepada PetroChina International Tanjung Jabung Ltd, PT WKS, PT Bina Sarana Putra, serta memberikan penghargaan leadeer terbaik kepada Tri Yoga dari PT Bina Sarana Putra.

Selain itu, Wagub juga memberikan secara simbolis santunan dari BPJS Ketenagakerjaan berupa JKK Meninggal + JHT Rp104.803.304 dan Jaminan Pensiunan Berkala Rp319.450/bulan, serta beasiswa JKK Meninggal Rp12.000.000, yang diberikan kepada Minarsih, ahli waris dari Warsito, karyawan (supir) PT Bukit Bintang Sawit, yang meninggal dalam melaksanaan pekerjaan.

Setelah menyaksikan peragaan penanganan kecelakaan kerja, Wagub dan jajaran pimpinan kerja meninjau peralatan-peralatan keselamatan dan kesehatan kerja.