SEKILAS INFO

EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
  I     I

WAGUB RESMIKAN LUBUK LARANGAN DAN MOTIVASI PARA SANTRI DI PAUH

Posted : 11 September 2017 14:46:43

Dalam kunjungan kerjanya ke Jangkat, Kabupaten Merangin, Wakil Gubernur (Wagub) Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum meresmikan Lubuk Larangan Danau Pauh serta melepas benih ikan (Restocking) di daerah umum Danau Pauh Desa Pulau Tengah Kecamatan Jangkat, Minggu (10/09/2017) sore.

Usai peresmian Lubuk Larangan Danau Pauh, Wagub yang didampingi Bupati Merangin Al-Haris, Asisten III Sekda Provinsi Jambi, H.Saipudin berserta Kepala OPD Pemerintah Provinsi Jambi dan Unsur Forkompimda Kabupaten Merangin, serta OPD Merangin melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ishlah Desa Danau Pauh Kecamatan Jangkat Kabupaten Merangin.

Pada kesempatan tersebut, Wagub menyampaikan, santri ponpes harus percaya diri bahwa santri mampu dan bisa bersaing dengan siswa sekolah lainya. “Banyak pemimpin nasional berasal dari ponpes, motivasi ini saya sampaikan agar kita tidak merasa kecil," kata wagub.

Wagub berbagi pengalaman bersama satri Al-Ishlah, mengingat dirinya dulu juga santri Ponpes Candung Padang Panjang.

Wagub mengatakan, ponpes merupakan tempat pendidikan agama, tempat menimba ilmu agama bagi generasi muda serta tempat. "Bagi santri, dalam membaca surat Al-Qur'an diharapkan fasih dan jelas, kita harus mempelajari bacaan yang lebih bagus," sambung Wagub.

“Pondok Pesantren merupakan milik kita bersama, seandainya kita mempunyai rezeki yang berlebih kita bebas mau menyumbangkan kepada ponpes dimana saja," ujar Wagub.

Selanjutnya, Wagub menyerahkan bantuan langsun kepada Pimpinan Ponpes Al-Ishlah.

Sebelumnya, Bupati Merangin Al-Haris menyampaikan, dirinya sangat bangga kepada pimpinan pondok pesantren Al-Ishlah yang mampu membesarkan ponpes tersebut sehingga masih bertahan dan berkembang." Insya Allah, tahun depan kita akan bangun beberapa kelas, kalau dananya memungkinkan kita bangun secepatnya, tergantung secepatnya masukan proposalnya secepatnya," kata Al-Haris.

"Ponpes ini baru berdiri sudah mempunyai santri lebih dari 225 orang, ini pertanda ada kemajuan yang signifikan yang perlu kita perhatikan bersama," tambah Bupati Merangin.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah, Al-Ustaz Zulfikar,S.Pd. menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Wagub dan Bupati Merangin. "Kedatangan Pak Wagub dan Bupati merupakan suatu penghargaan besar bagi kami semua, sebagaimana kita ketahui bahwa dalam kesibukan Bapak masih menyempatkan diri untuk berkunjung ke Ponpes Al-Ishlah," kata Zulfikar.

"Pondok Pesantren kami beginilah adanya dengan ruangan seadanya, kami belajar di kelas, dan asrama lokal, bagi santri putra belum mempunyai asrama, untuk yang putri ada seadanya. Dengan ini kami mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Merangin dan Pemerintah Provinsi Jambi," tutur Zulfikar.

Usai peninjauan di Ponpes Al-Ishlah, Wagub dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Desa Muaro Siau melihat secara langsung pembangunan pelebaran  jalan, termasuk dengan pengerukan beberapa dinding bukit untuk pelebaran jalan, dan ada beberapa titik jalan yang harus dirigit beton.

"Pembangunan ini bersumber dari APBD Provinsi Jambi senilai Rp5,5 miliar, jalan ini sudah dikerjakan dari beberapa bulan yang lalu, hampir 75 persen rampung. Ini jalur rawan longsor, jadi harus d keruk dulu," jelas Wagub.

"Banyak sekali jalur-jalur rawan longsor yang harus kita perbaiki, secara bertahap akan segera diperbaiki dan dilebarkan. Pembangunan jalan ini bukan hanya jalan Siau saja, namun ada beberapa titik, tapi fokusnya pada jalan yang rawan longsor,” tutur Wagub.

Petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di lapangan, Jamal menyatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan pembangunan jalan baru, proyek jalan dengan panjang 250 meter dan lebar 7 meter.