SEKILAS INFO

EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
  I     I

Gubernur : Umat Islam, Jangan Sampai Al-Qur’an Jadi Simbol Saja

Posted : 13 Juni 2017 08:14:21

Gubernur : Umat Islam, Jangan Sampai Al-Qur’an Jadi Simbol Saja

Gubernur Jambi, H.Zumi Zola, S.TP, MA menyatakan sekaligus mengingatkan umat Islam untuk mempelajari dan memahami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang mengatur hubungan antar manusia, alam, dan konsep ketuhanan yang menjadi dasar bagi setiap individu di alam dunia. Hal itu dikemukakan oleh Zola dalam Peringatan Nuzul Qur’an pada malam 17 Ramadhan 1438 H/2017 M  di Masjid Agung Al-Falah Jambi, Minggu (11/6/17) malam.

Zola mengatakan, peringatan Nuzul Qur’an menjadi momentum untuk mempelajari dan memahami Al-Qur’an. “Jangan sampai umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai simbol saja, akan tetapi wajib diambil sebagai pedoman,” pinta Zola.

Zola menjelaskan, keberadaan Al Qur’an sebagai Kitab Suci umat Islam yang diturunkan untuk pertama kalinya di bulan Ramadhan 610 Masehi yang kemudian secara bertahap hingga sempurna dengan 114 surah terangkum dalam 30 juz menerangkan peristiwa kenabian terdahulu, tentang alam, keilmuan, konsep ketuhanan, serta makna yang tersirat dapat terus digali dan dijadikan pelajaran. ”Menjawab setiap tantangan zaman dengan tepat, menjadi pedoman kaum muslim menjalin hubungan dengan sesama manusia, alam dan hubungan (Tauhid) dengan Allah SWT,” ujar Zola.

Zola mengungkapkan, memperingati turunnya Al-Qur’an meskipun ada perbedaan pendapat terkait dengan harinya namun banyak ulama yang berpendapat pada malam di Bulan Ramadhan Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi umat Islam dan wajib diyakini sebagai bentuk keimanan. ”Turunnya Al-Qur’an bukan hanya untuk diperingati setiap tahunnya, melainkan sebagai petunjuk kehidupan bagi umat manusia setiap saat dan waktu,” ungkap Zola.

Faktor utama bagi kaum muslim dalam memahami dan penguasaan isi Al-Qur’an, lanjut Zola, membutuhkan keseriusan dan ketekunan untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an agar semua yang dilakukan mendapat ridho dari Allah SWT. ”Semoga apa yang dikerjakan pada bulan Ramadhan menjadi amal ibadah kita dan diterima Allah SWT,” tutup Zola.

Ustadz Dr.Zainul Arifin  menerangkan seperti perkataan Ibnu Abbas dan yang lainnya ketika menafsirkan QS. Ad-dukhon ayat 3 “Allah menurunkan Al-Qur’an menyeluruh dari Lauhul Mahfudz ke Baitul ‘Izzah di langit dunia, kemudian Allah menurunkannya secara berkala sesuai dengan berbagai peristiwa selama 23 tahun kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, (tafsir ibnu katsir 8/441).”

Nuzulul Qur’an menjadi pengingat umat Islam akan keagungan Al-Qur’an untuk senantiasa dipelajari sebagai sumber keimanan, ilmu, pedoman dan pelajaran yang mengatur kehidupan di dunia agar dapat berjalan dengan baik sesuai tuntunan. ”Menjadi cahaya hidup, pedoman hidup sehingga kita semua semangat membaca Al-Qur’an dan menggali keilmuan yang ada didalamnya,” tutup Dr. Zainul Arifin.  

Peringatan Nuzul Qur’an juga diisi dengan penyaluran kedua zakat sebesar Rp1.9 miliar secara simbolis oleh Gubernur Jambi, H. Zumi Zola dan Wakil Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar dari Baznas  Provinsi Jambi  kepada fakir miskin, muallaf, gharim, dan orang orang terlantar.