SEKILAS INFO

EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
  I     I

GUBERNUR HARAP TEROBOSAN PEMIKIRAN DARI ISEI

Posted : 09 Agustus 2017 20:50:12

GUBERNUR HARAP TEROBOSAN PEMIKIRAN DARI ISEI

Gubernur Jambi, H.Zumi Zola, S.TP, MA mengharapkan peranan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)  memberikan masukan kepada gubernur dan seluruh Pemerintah Daerah di Provinsi Jambi, terkait isu strategis pada bidang ekonomi. Zola mengharapkan adanya terobosan pemikiran dari ISEI demi kemajuan dan peningkatan daya saing daerah Provinsi Jambi. Harapan tersebut dikemukakan Zola pada Pelantikan Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Jambi periode 2017-2020 dan Seminar Nasional Peranan Industri Keuangan dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Mengurangi Kemiskinan dalan Mewujudkan Ekonomi berkeadilan, bertempat di di Hotel Aston, Rabu(9/8).

Hadir pada kesempatan ini, Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia yang sekaligus melantik anggota ISEI Provinsi Jamb, Dr.Muliaman Darmansyah Hadad, rektor dan para akademisi, Ketua ISEI Jambi terpilih Prof. Dr. H.Syamsurizal Tan SE, MA, anggota DPR RI Dra. Hj. Elviana M.Si, Kepala OJK Jambi Darwisman.

Zola menjelaskan diperlukan terobosan pemikiran untuk menjawab tantangan yang ada. Di tingkat nasional ISEI menjadi andalan Presiden. "Saya berharap hal yang sama di Provinsi Jambi, ISEI dapat membantu memberikan pandangan -pandangan, karena organisasi ini anggotanya sudah lengkap seluruh unsurnya sudah berpengalama  ada profesor dan didalamnya ada dari bank, Bappeda jadi sudah saling terkonek. Saya yakin adanya kontribusi serta masukan dari para anggota ISEI akan memberikan arah yang lebih nyata bagi para pengambil kebijakan dalam menjalankan roda pemerintahan di Provinsi Jambi," ujar Gubernur.

“Sekarang harus dapat menjawab tantangan tantangan yang ada melalui terobosan-terobosan pemikiran-pemikiran, artinya program tidak rutinitas. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi jangan program pembangunan itu hanya rutinitas, setiap tahun itu lagi itu lagi,” tambah Zola.

Zola juga mengapresiasi kegiatan seminar yang dilaksanakan dan diharapakan dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap pembangunan perekonomian di Provinsi Jambi terutama dalam memberikan kepastian dan kemudahan bagi pelaku ekonomi khususnya pelaku ekonomi mikro dan kecil dalam mengakses sumber permodalan sehingga secara perlahan akan dapat berkembang dan bersaing dengan pelaku ekonomi lainnya.

"Terwujudnya keadilan dan pemerataan ekonomi ini bukanlah perkara mudah, kita membutuhkan kerjasama yang baik antara lembaga pemerintah dan pelaku ekonomi lainnya, kita perlu sosialisasi koordinasi dan kemitraan yang baik. Oleh karenanya, saya mengharapkan agar industri keuangan yang ada di Provinsi Jambi bersinergi dengan lembaga keuangan mikro lainnya untuk memberikan kredit yang lebih berpihak kepada pelaku usaha di sektor riil, khususnya di sektor perkebunan tanaman pangan, peternakan, perikanan, dan ekonomi kreatif. Beberapa waktu yang lalu sudah ada paket-paket pinjaman yang lebih mudah diakses oleh masyarakat, dari jumlah yang besar hingga yang lebih kecil jaringan pun harus diperkuat, Bank Jambi harus memiliki kantor perbantuan disetiap kabupaten/kota dan OJK pun telah memberikan asuransi di bidang pertanian nelayan dan peternakan. Kami juga berharap dapat dibantu penguatan di bagian pemasaran," ungkap Gubernur.

Gubernur mengemukakan  inflasi yang terjadi di Provinsi Jambi yang masih berada di posisi aman. "Dalam rapat di Jakarta, alhamdulillah Jambi masih dalam warna hijau artinya stabil, penilaian ini jangan membuat kita puas, kedepannya kita tidak mengetahui apa perkembangan. Kita harus siap untuk itu, banyak hal bisa mempengaruhi inflasi misalnya tiket pesawat juga mempengaruhi itu inflasi," ujar Zola.

Gubernur menjelaskan bahwa saat ini pemerintah berupaya untuk mendapatkan inflasi karena jika pertumbuhan ekonomi baik tetapi memiliki inflasi yang tinggi maka akan sangat memberikan kerugian bagi masyarakat. "Pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu bagus itu tinggi, tetapi tidak ada artinya ketika inflasi tinggi, ketika inflasi tinggi artinya apa masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya itu mahal. Oleh sebab itu, kita yang menjadi tugas adalah bagaimana mendukung harga panen ini itu terjangkau," katanya.

Sementara itu, Ketua ISEI Jambi terpilih Prof.Dr. H.Syamsurizal Tan SE,MA, menyatakan bahwa tugas ISEI adalah bagaimana memberi kontribusi nyata kepada pemerintah Provinsi Jambi dan kabupaten/kota dalam konteks memberi masukan, membuat suatu produk ilmiah yang mampu dimanfatkan pemerintah daerah. "Untuk membantu gubernur terus turun ke lapangan untuk memikirkan Jambi, gubernur membutuhkan pemikiran-pemikiran yang jernih yang ilmiah karena tidak mungkin pembangunan berhasil tanpa dilandasi oleh teori-teori yang matang," ujar Syamsurizal.