SEKILAS INFO

Dibuka kesempatan bagi setiap WNI yang berkompeten untuk menjadi Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jambi Masa Bakti 2017-2020, Persyaratan dapat dilihat pada menu bagian atas website jambiprov.go.id.

   
EnglishFrenchGermanItalianPortugueseRussianSpanish
  I     I

WAGUB : MASALAH KESEHATAN DAPAT DIATASI DENGAN PENDEKATAN SECARA PROMOTIF DAN PREVENTIF

Posted : 19 April 2017 14:34:06

WAGUB : MASALAH KESEHATAN DAPAT DIATASI DENGAN PENDEKATAN SECARA PROMOTIF DAN PREVENTIF

Wakil Gubernur Jambi Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum mengungkapkan bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tahun 2005-2024, telah ditetapkan pembangunan kesehatan menuju ke arah pengembangan kesehatan yang bersifat kuratif bergerak ke arah upaya kesehatan preventif dan promotif sesuai kebutuhan dan tantangan kesehatan. Hal ini disampaikannya saat membuka langsung acara Rapat Koordinasi Teknis Program Kesehatan Masyarakat Tingkat Provinsi Jambi pada Rabu (19/04) bertempat di Hotel Rumah Kito Resort Jambi.

Sebagaimana diketahui bahwa acara yang dihelat oleh Dinas Kesehatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis Program Kesehatan Masyarakat Tingkat Nasional yang diselenggarakan pada tanggal 8 s/d 11 Maret 2017 lalu.

“Pemerintah telah menetapkan pembangunan kesehatan sebagai salah satu agenda pembangunan Nasional dalam program Nawacita ke-5 yaitu : meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia,” ujar Wagub.

“Hal ini juga sejalan dengan visi Gubernur Jambi tahun 2016-2021 yaitu Jambi TUNTAS (Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh, Adil dan Sejahtera). Pada misi yang kedua kan dijelaskan yaitu, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, terdidik, berbudaya, agamis dan kesetaraan gender,” ungkapnya.

Wagub menjelaskan bahwa tantangan Indonesia dalam hal kesehatan saat ini tengah menghadapi masalah triple burden, yaitu masih tingginya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular dan kembali munculnya penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi.

Menurut Global Burden of Disease 2010 dan Health Sector Review 2014, kematian yang diakibatkan oleh penyakit tidak menular yaitu, Stroke menduduki peringkat pertama. Trend ini kemungkinan akan berlanjut seiring denganperubahan perilaku hidup di masyarakat.

“Untuk itu jagalah kesehatan kita dengan baik, atur pola makan disertai dengan olahraga yang teratur. Tentu dengan begitu kita akan selalu bugar dan sehat Insyaallah,” ujarnya .

“Maka dari itu, mengatasi hal seperti ini diperlukan upaya pendekatan secara promotif dan preventif karena sejatinya tindakan mencegah lebih baik dari pada mengobati,” pungkas Wagub.

“Saya berharap melalui Rakor ini dapat dilakukan sinergi dan sinkronisasi perencanaan antara Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Provinsi dan Pusat. Dengan begitu acuan indikator RPJMD, RKPD dan RENSTRA dapat menjadi sinkron dan konsisten,” ucapnya

Wagub juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2016 Pemerintah Provinsi Jambi telah mencanangkan  Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan untuk tahun 2017 ini akan dicanangkan pada tingkat Kabupaten/Kota yaitu Kabupaten Bungo dan Muaro Jambi.

GERMAS merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Tujuannya sendiri yaitu agar masyarakat capat berperilaku hidup sehat, sehingga berdampak pada produktivitas masyarakat yang meningkat dan biaya yang dikeluarkan untuk berobat akan berkurang.

Pada acara tersebut dihadiri oleh Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI dr. Hj. Eni Gustina, MPH, Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes RI Doddy Iswardi, MA, Plt. Kadis Kesehatan Provinsi Jambi Raflizar, SKM, M.Kes serta para Kadis Kesehatan Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi.