FACHRORI: INSEMINASI BUATAN UPAYA KITA MEMAJUKAN PETERNAKAN
Di Posting Oleh : Admin, Tanggal : 07 September 2019 , Dilihat Sebanyak : 165 Kali

 

 

Kayu Aro Barat-Kerinci (Humas Pemprov Jambi) – Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kerinci, Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum melakukan Inseminasi Buatan (IB) untuk ternak sapi di Desa Patok Empat Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, yang menjadi bagian kegiatan Pelayanan Terpadu Peternakan dan Kesehatan Hewan guna  menyukseskan Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) dalam rangka percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau bunting Provinsi Jambi, Jumat (6/9/19) sore.

 

Dalam melakukan IB tersebut, Gubernur Jambi didampingi oleh Bupati Kerinci, Dr.H.Adirozal, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kerinci, para pejabat terkait dari Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Kerinci, dan kelompom tani setempat.

 

Fachrori menjelaskan, kegiatan Inseminasi Buatan untuk ternak sapi di Kabupaten Kerinci merupakan upaya mewujudkan Indonesia yang mandiri dalam bidang pangan khususnya pangan asal hewan. "Pangan asal hewan telah banyak program yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi dan ini termasuk daerah yang kita jadikan lokasi Inseminasi Buatan untuk ternak sapi," ungkap Fachrori. 

 

Fachrori berharap semakin banyak sapi yang lahir sehat dan mampu berkembang biak guna memenuhi kebutuhan daging di Kabupaten Kerinci juga Provinsi Jambi. "Kedatangan kita ke sini untuk bertemu peternak dan ini tekad kita memajukan peternakan," ujarFachrori.

 

Kepala Dinas TPHP Provinsi Jambi Akhmad Maushul menjelaskan program dan kegiatan Upsus Siwab diluncurkan sejak tahun 2016 pada tahun ini pelaksanaan program Upsus Siwab Provinsi Jambi ditargetkan mencapai Rp15.000 akseptor IB dengan realisasi sampai dengan tanggal 31 Agustus 2019 untuk IB sebanyak 13.758 akseptor (91,72%), Bunting sebanyak 8089 ekor (77,04%), Lahir 6459 ekor (76.89%).

"Melalui program Upsus Siwab ini diharapkan dapat mewujudkan percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau baik melalui inseminasi buatan maupun kawin alam," ungkap Akhmad Maushul. 

 

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Jambi Akhmad Maushul menjelaskan , sebelumnya juga ada pelaksanaan Pelayanan Terpadu Peternakan dan Kesehatan Hewan berupa kegiatan Inseminasi Buatan dalam rangka menyukseskan Upsus Siwab serta aktif servis dan pengecekan Kesehatan Hewan secara terpadu,yang juga didukung oleh Balai Veteriner Bukit Tinggi serta BPTU HPT Padang Mengatas.

 

Kelompok Tani Granola menyampaikan usulan kepada Gubernur Jambi terkait penggemukan sapi jantan termasuk pembangunan kandang. "Kami ingin ada bantuan penggemukan sapi jantan termasuk pembuatan kandang," ujar Misdianto. 

 

Misdianto mewakili Kelompok Tani Granola menerangkan sejak 2009 kelompok tani terbentuk, pada tahun 2011 dan mendapat peringkat lima nasional. "Kelompok tani kita sudah beberapa kali mendapat penghargaan dan saat ini kita menjual sapi untuk memenuhi kebutuhan daging kabupaten Kerinci yang saat ini belum tercukupi," terang Misdianto. 

 

Usai melakukan IB, gubernur memberikan bantuan ke Masjid Fajar Sidik dan bola voli kepada masyarakat Desa Patok Empat tersebut. (Raihan/edit: Mustar, foto: Roni, video: Latib).

GPR WIDGET