Muaro Jambi
Di Posting Oleh : Admin, Tanggal : 07 Mei 2018 , Dilihat Sebanyak : 1024 Kali

 

1. CANDI MUARO JAMBI

  KOMPLEKS Percandian Muaro Jambi yang di dalamnya tersimpan lebih dari 80 reruntuhan candi dan sisa-sisa permukiman kuno dalam rentang abad IX-XV Masehi. Meskipun belum sepopuler candi lain di Pulau Jawa, situs purbakala yang diyakini juga sebagai salah satu pusat pengembangan agama Buddha di masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya ini merupakan aset yang dapat dimanfaatkan di bidang ilmu pengetahuan, kebudayaan, pariwisata, sosial, agama, dan ekonomi.

Situs purbakala ini membentang dari barat ke timur di tepian Sungai Batanghari sepanjang 7,5kilometer.Kompleks percandian ini dapat ditempuh melalui darat dan sungai dengan jarak dari Kota Jambi sejauh 30 Km. Dari sekitar 80 reruntuhan candi yang sudah diketahui, yang oleh masyarakat setempat disebut menapo, baru sebagian kecil yang sudah dipugar. Berdasarkan sisa-sisa reruntuhan yang ada, sebuah bangunan menggunakan batu merah.

 

Candi-candi yang sudah dibangun dan bisa dikunjungi wisatawan adalah Candi Vando Astano, Candi Gumpung, Candi Tinggi, Candi Kembar Batu, Candi Gedong 1, Candi Gedong 2, dan kolam Talaga Rajo. Juga terdapat Kanal-Kanal Tua yang mengelilingi komplek Percandian ini. Lokasinya tersebar di Desa Muaro Jambi, Kemingking Dalam, dan Danau Lamo.

Pemprov Jambi telah menyusun master plan pengembangan situs candi Muaro Jambi dan berikut Design Engineering (DED) detail untuk menentukan Restorasi Pengembangan Situs tersebut sebesar lebih kurang 12 triliyun. 

2. LUBUK PENYENGAT 

  

Hanya 30 menit dr kota jambi tepatnya disimpang 3 menuju komplek percandian muara jambi anda berbelok menuju desa jambi kecil, tepat 500m dr simp tersebut di desa baru kec muara sebo kab muaro jambi. 

Komunitas Muaro Dano adalah wadah yang  dibentuk untuk mewujudkan ide-ide kreatif mereka itu. Bulan Februari 2017 adalah saat bersejarah buat Komunitas Muaro Dano (KMD) karena mereka secara resmi memulai kegiatan  dalam membangun Objek Wisata Lubuk Penyengat. Objek wisata Lubuk Penyengat mencakup area seluas kurang lebih 2 hektar, dimana baru sekitar 35% yang dimanfaatkan sebagai spot photo selfie dan tempat wisata berupa saung, payung dll yang kesemuanya bernuansa kearifan lokal desa baru dan budaya setempat yang dibuat berdasarkan ide-ide kreatif orisinil  anggota Komunitas Muaro Dano sendiri.

Pada tanggal 12 September 2017 Komunitas Muaro Dano secara resmi telah berbadan hukum melalui surat keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor AHU-0013311.AH.01.07.TAHUN 2017 tentang pengesahan badan hukum Kelompok Sadar Wisata Komunitas Muaro Dano Desa Baru Kecamatan Muaro Sebo Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Maka mulai saat itu telah resmi Komunitas Muaro Dano Menjadi POKDARWIS Komunitas Muaro Dano. Selain menyediakan tempat selfie yang indah dan unik Lubuk Penyengat juga menyediakan kuliner khas desa yang melengkapi kenyamanan anda bersama keluarga tercinta saat berkunjung ke kawasan wisata lubuk penyengat seperti masakan Cenget (Gulai Pucuk Rotan), ikan panggang ruan(gabus), ditemani sambal terasi dan sambal jeruk nipis.Bukan hanya itu saja, Lubuk Penyengat juga menyediakan minuman dan kue khas tradisional Desa Baru seperti: kopi santan,air pandan wangi,lempeng togok dan cegau ubi kayu.

Hingga saat ini Objek Wisata Lubuk Penyengat terus berbenah dan melengkapi lokasi wisata ini dengan beragam pilihan dan spot photo, mengikuti perkembangan dan kebutuhan akan wisata berbasis ide-ide kreatif anak kampung dan dusun, sehingga ada beberapa istilah desa yang kami tonjolkan seperti ” Rindu Lubuk”, “KO DIOO E” yang semua itu tidak lepas dari sentuhan tangan dingin serta ide-ide kreatif “Si Tukang Parkir Muaro Jambi”, Om Ahmad Misran biasa kami memanggilnya. 

 

3. Umo Teluk

 

        Tak selamanya sawah hanya menjadi hamparan tanah nan hijau yang berisi padi, kerbau, dan petani. Di tangan seorang Borju, sawah menjadi tempat wisata yang ramai bernama Umo Teluk. Borju adalah warga Desa Muaro Jambi yang mampu melihat peluang wisata di sawah ini. Kerennya lagi, banyak pengunjung yang datang ke lokasi.

         Sawah yang berada di Kecamatan Muara Sebo, Kabupaten Muaro Jambi ini disulap menjadi tempat yang instagram-able. Dengan sentuhan pernak pernik seperti orang-orangan sawah dan akar berbentuk hati, membuat hasil jepretanmu jadi lebih kece dan oke. Belum lagi ayunan hits yang tak kalah keren dengan objek wisata Jambi lain.

  

 

GPR WIDGET