Diskominfo Provinsi Jambi Siapkan Program Atasi Kesenjangan Teknologi Informasi di 285 Desa
Di Posting Oleh : rino, Tanggal : 07 Oktober 2021 , Dilihat Sebanyak : 90 Kali
Diskominfo

 

Jambi-(Diskominfo Provinsi Jambi), Dinas Kominfo Provinsi Jambi mempersiapkan program untuk mengatasi kesenjangan informasi bagi sekitar 285 desa di Provinsi Jambi yang memiliki akses internet buruk, bahkan belum terjangkau internet sama sekali sehingga menjadi daerah blank spot.

Program yang saat ini sedang dijajaki dengan Telkom sekaligus sebagai upaya untuk mensukseskan Visi Misi Jambi Mantap yang salah satunya adalah memberikan pelayanan internet gratis bagi masyarakat, dimana program ini termasuk dalam salah satu program Dumisake (Dua Milyar Satu Kecamatan).

Mengingat pentingnya teknologi informasi bagi masyarakat bagi masyarakat di desa Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi menggelar pertemuan dengan PT.Telkom untuk membahas             kerjasama dalam pengembangan pemanfaatan internet di Provinsi Jambi, dimana dari PT. Telkom dihadiri langsung oleh M. Zaidan Jauhari (General Manager Witel Jambi) beserta Tim. Rapat dipimpin oleh Kadis Kominfo Provinsi Jambi yaitu Ir. Nurachmat Herlambang.M.M.A.,  Selasa (5/10)  bertempat di ruang kerja Kadis Kominfo. Hadir turut mendampingi Kadis Kominfo  beberapa Pejabat Eselon III dan IV pada Dinas Kominfo Provinsi Jambi.

Dalam perbincangan yang hangat ini Kadis Kominfo menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan teknologi informasi antara masyarakat yang berada di desa dengan di kota, serta penyamarataan manfaat digitalisasi bagi seluruh masyarakat di Provinsi Jambi.” Yang harus kita persiapkan dengan baik adalah membangun infrastuktur untuk menjamin program ini dapat berjalan, dan ke depan saya berharap program ini dapat bekerjasama dengan Bumdes sehingga Bumdes juga mendapatkan keuntungan dengan kerjasama tersebut,”ucap Kadis.

M. Zaidan Jauhari (General Manager Witel Jambi), menyatakan bahwa pihak Telkom akan berusaha untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh Pemerintah Daerah dan akan menyesuaikan dengan besaran anggaran yang tersedia.” Banyak sekali desa tempat tinggalnya kemungkinan di antara perbukitan. Sejumlah warga bercerita harus mencari tempat tinggi atau naik bukit untuk bisa menelpon atau mengirim pesan singkat atau SMS dengan telepon selulernya. Atau untuk tersambung dengan internet, mereka harus bergeser mencari sinyal, dan ini harus kita cari solusinya dan kami siap membantu,”ujar M.Zaidan.

Mengingat geografis letak desa di Provinsi Jambi yang bermacam-macam, maka akan dilakukan pembahasan lanjutan yang akan memaparkan topologi teknologi yang akan dipakai, yang tentunya akan disesuaikan pula dengan kemampuan anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jambi. Nantinya secara bertahap diharapkan Internet yang ada di Desa bisa dimanfaatkan untuk e-learning, e-bussiness, e-sport, e-health, e-agro, e-government dll.(Maria)

GPR WIDGET