Gubernur Al Haris Dukung Penyelenggaraan Festival Tari Lah Puar Jelupung Tumbuh IX tahun 2021
Di Posting Oleh : rino, Tanggal : 26 Juli 2021 , Dilihat Sebanyak : 351 Kali
Gubernur

 

Jambi- (Diskominfo Provinsi Jambi)- Gubernur Jambi Dr. Al Haris, S.Sos,M.H., mengapresiasi terselenggaranya pagelaran dan festival Tari Lah Puar Jelupung Tumbuh IX tahun 2021.  Festival Tari Lah Puar Jelupung Tumbuh merupakan ajang kompetisi Tari kreasi tradisional sekaligus sebagai wahana apresiasi terhadap kekayaan budaya yg terbentuk pada seni tari yg dilaksankan di Gedung Teater Arena Taman Budaya Jambi Sei. Kambang, Minggu (25/7)

Gubernur sangat mengapresiasi pagelaran kreatif Lah Puar Jelupung Tumbuh sebagai upaya pelestarian budaya Jambi yang sarat makna dan nilai bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kehadiran Gubernur ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi mendalam terhadap kreatifitas seni tersebut. Tampak Gubernur sangat menikmati pagelaran seni tersebut dengan memberikan tepuk tangan yang meriah dan langsung mengomentari tarian pembuka yang ditampilkan oleh penari-penari cilik.

DR. Sri Purnama Syam, SST.M.Sn, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi menyatakan bahwa Dinas Pariwisata memiliki dua UPTD salah satunya adalah Taman Budaya Jambi .” Taman Budaya Jambi sebenarnya lebih mengarah kepada semacam labor seni, disinilah karya-karya yang berkualitas itu di godok, ada eksperimen ada seminar atau workshop intinya untuk keilmiahan, untuk keilmuan maka dapurnya untuk masak itu di Taman Budaya kemudian  karya-karya tersebut akan digelar di sini,” ujar Plt.Kadis.

Dijelaskan Plt.Kadis menyatakan bahwa ke depan akan dicoba sebelum digelar akan melaksanakan bedah karya. “ Kalau di buku ada bedah buku, maka kita akan melaksanakan bedah karya, sehingga karya- karya Jambi itu memang karya yang dari pemikiran dan pengalaman ide dan tentunya memiliki kualitas, di situlah gunanya fungsi Taman Budaya sebagai labor yang pertama Taman Budaya Jambi” katanya.

“Kami ke depan punya program di Taman Budaya itu menjadi sebuah konsep dimana inovasinya bareng-bareng kita kumpul di Taman Budaya Jambi bicara musik seni dan budaya sambil menikmati kuliner tradisional.  Taman Budaya ini terbuka tidak hanya untuk masyarakat seni, tetapi untuk masyarakat umum sehingga undang-undang pemajuan kebudayaan tentang pelestarian pembinaan pemanfaatan maupun karya-karya terbaik itu bisa dinikmati masyarakat dan bisa berkembang di tengah masyarakat” lanjutnya.(Maria/Foto: Agus Supriyanto, Kameraman: Ardi).

GPR WIDGET